KOMPAS.TV - Badan Gizi Nasional (BGN) akan menghentikan sementara penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah. Penghentian sementara ini akan dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap pelaksanaan program.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyatakan salah satu fokus utama evaluasi adalah audit terhadap seluruh dapur MBG yang saat ini beroperasi. Audit dilakukan karena kualitas dapur dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.
Selain audit dapur, BGN juga akan membenahi sistem pendataan penerima manfaat agar program MBG dapat berjalan lebih tepat sasaran.
BGN turut melakukan peninjauan ulang terhadap jumlah penerima manfaat program. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penghentian pemberian MBG bagi siswa SMA.
Menurut Agustina Arumsari, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan intervensi gizi lebih difokuskan kepada kelompok yang paling membutuhkan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini.
BGN mengklaim, apabila penyaluran MBG untuk siswa SMA dihentikan, jumlah penerima manfaat program dapat berkurang hingga sekitar 8 juta orang.
Langkah evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif dan sesuai dengan tujuan peningkatan gizi masyarakat.
#MakanBergiziGratis #MBG #BadanGiziNasional #BGN #AgustinaArumsari
Baca Juga Respons Waka BGN Arumsari soal Desakan MBG Disetop: Kami Jalankan Perintah Presiden Prabowo di https://www.kompas.tv/nasional/675185/respons-waka-bgn-arumsari-soal-desakan-mbg-disetop-kami-jalankan-perintah-presiden-prabowo
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/675206/bgn-kaji-penghentian-mbg-untuk-siswa-sma-saat-evaluasi-program-nasional-sapa-malam