Iran menunjukkan kelihaian diplomasi tingkat tinggi dengan tetap melanjutkan rencana penandatanganan nota kesepahaman damai dengan Amerika Serikat pada 19 Juni 2026, sembari secara simultan memulihkan kekuatan militernya dengan sangat cepat.
Laporan intelijen Barat dan Bloomberg menduga Iran memanfaatkan masa gencatan senjata untuk mengisi kembali gudang persenjataannya, termasuk memproduksi masif drone Shahed yang murah namun mematikan. Langkah ini membuktikan bahwa strategi militer Amerika Serikat untuk melumpuhkan basis industri pertahanan Iran tidak membuahkan hasil yang diharapkan, karena Teheran berhasil memulihkan sebagian besar persediaan rudal dan drone-nya dalam waktu singkat.
Di balik kemandirian industri pertahanan yang diklaim sepenuhnya berbasis pada pengetahuan dalam negeri, Iran menegaskan bahwa mereka tidak menaruh kepercayaan buta terhadap janji Washington. Para petinggi militer Iran, di bawah komando baru, menyatakan bahwa jari tetap berada di pelatuk.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Sacrifices - Anno Domini Beats
#global #perang ##kompascomlab #iran #amerika #perangiran #usirandeal