Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuai kritik keras dalam negeri usai gagal menumbangkan pemerintahan Iran. Netanyahu berusaha mengklarifikasi dengan menegaskan bahwa operasi militer bersama Amerika Serikat telah berhasil melumpuhkan infrastruktur nuklir dan rudal balistik Iran, seraya menampik tuduhan kegagalan dengan menyatakan bahwa target utamanya sejak awal bukanlah penggulingan rezim secara langsung.
Ia mencoba mengalihkan narasi dengan mengumpamakan ketahanan rezim Teheran saat ini seperti Uni Soviet di masa lalu, yang runtuhnya tidak dapat diprediksi namun pada akhirnya tak terelakkan.
Klaim kemenangan tersebut ditolak mentah-mentah oleh para pemimpin oposisi Israel yang menyebut pemerintahan Netanyahu sebagai serangkaian kegagalan bersejarah, mulai dari konflik internal hingga ketidakmampuan menuntaskan ancaman Iran. Mantan Perdana Menteri Naftali Bennett, Gadi Eisenkot, hingga Yair Lapid secara tajam mengkritik Netanyahu yang dianggap terus memberikan janji kosong dan menyangkal target perang yang ia tetapkan sendiri.
Kritikus menilai bahwa dengan mengakui Israel sempat menghadapi risiko kehancuran massal, Netanyahu justru membuktikan kegagalannya sendiri dalam menjalankan misi hidup yang selama ini ia agung-agungkan untuk melawan ancaman Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Marvel Dalty
Music: Heaven and Hell - Jeremy Blake
#global #perang #iran #amerika #perangiran #usirandeal