Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan Selat Hormuz akan kembali dibuka sepenuhnya pada Jumat, 19 Juni 2026, setelah tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi pasar global mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia.
Selama konflik berlangsung, kawasan itu menjadi titik ketegangan yang memengaruhi distribusi energi internasional dan memicu lonjakan harga minyak.