Pernyataan Trump seakan diabaikan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan sikap tegas negaranya untuk tetap mempertahankan zona penyangga atau zona keamanan di Lebanon, meskipun hal tersebut bertentangan dengan salah satu ultimatum Iran dalam kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.
Netanyahu menyatakan bahwa Israel tidak merasa terikat oleh perjanjian antara Washington dan Teheran karena tidak dilibatkan dalam proses perundingan tersebut. Baginya, pendirian teguh di Lebanon adalah langkah krusial untuk melindungi penduduk di wilayah utara Israel dari ancaman yang berkelanjutan.
Dalam pernyataan yang sama, Netanyahu menekankan bahwa pencegahan Iran memiliki senjata nuklir tetap menjadi misi hidup utamanya selama beberapa dekade terakhir. Ia menegaskan bahwa dengan atau tanpa kesepakatan diplomatik apa pun, pemerintahannya akan terus memegang komitmen mutlak untuk memastikan Teheran tidak akan pernah mencapai kemampuan nuklir.
Pernyataan ini muncul hanya beberapa hari sebelum jadwal penandatanganan resmi kesepakatan damai antara AS dan Iran di Swiss, yang di sisi lain menyisakan tantangan besar karena para analis memperkirakan krisis energi global akibat blokade Selat Hormuz akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk benar-benar mereda.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Marvel Dalty
Music: Final Girl - Jeremy Blake
#global #perang #iran #amerika #perangiran #usirandeal