JAKARTA, KOMPASTV - Perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) mengaku telah menyampaikan enam tuntutan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming usai melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta, Senin (15/6/2026).
"Kami telah melakukan unjuk rasa mengenai segala kebijakan ataupun persoalan yang kontroversial. Baru saja kami sudah bertemu dengan pihak pemerintah, terkhususnya Pak Wapres Gibran Rakabuming Raka, untuk menyampaikan segala bentuk tuntutan kami," ujarnya.
Koordinator aksi menyebut pertemuan dengan Gibran berlangsung baik dan aspirasi mahasiswa diterima secara langsung oleh Wakil Presiden.
"Mas Wapres menerima dengan baik dan beliau akan menyampaikan kepada pimpinan, yaitu Pak Prabowo Subianto," katanya.
Enam tuntutan mahasiswa yang dibawakan di depan Wapres Gibran, di antaranya:
- Menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui audit independen yang transparan dan akuntabel.
- Mendesak DPR RI meninjau kembali dan mencabut pasal-pasal bermasalah dalam revisi UU Polri yang dinilai berpotensi mengancam hak asasi manusia, kebebasan sipil, dan demokrasi.
- Menolak keterlibatan TNI dan Polri di ranah sipil yang dianggap bertentangan dengan semangat Reformasi 1998 dan prinsip supremasi sipil.
- Mendesak pemerintah, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta melindungi daya beli masyarakat.
- Meminta pemerintah membatalkan kebijakan yang berdampak pada kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani rakyat.
- Mendesak pemerintah mengembalikan prioritas anggaran negara ke sektor pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar rakyat sesuai amanat konstitusi.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
#wapresgibran #mahasiswa #demomahasiswa
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/675048/temui-gibran-mahasiswa-sampaikan-enam-tuntutan-dan-wanti-wanti-aksi-jilid-ii