:

Katupkan Tangan, Kapolsek Minta Maaf dan Minta Mahasiswa Tak Demo di Bundaran HI

11 jam lalu

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Rondonuwu meminta maaf kepada massa mahasiswa karena tidak dapat mengizinkan mereka berdemo di Bundaran HI, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Momen ini terjadi di depan Menara Blu BCA. Saat itu, massa berjalan kaki dari Stasiun Sudirman menuju Bundaran HI. Namun, polisi mencoba menahan mereka.

Situasi pun memanas dan sempat terjadi adu mulut antara massa dan polisi. AKBP Braiel berupaya meredam emosi massa dengan berbicara secara langsung.

Sambil mengatupkan tangan, dia berbincang dengan perwakilan mahasiswa.

"Tidak bisa, tidak bisa aksi di HI, enggak boleh. Kami sediakan tempat tapi di Monas, tidak bisa di sini," ujar Braiel dengan nada rendah kepada massa.

Permintaan maaf dan tawaran relokasi tempat aksi tersebut disampaikan Braiel berulang kali sebagai bentuk upaya negosiasi agar bentrokan tidak semakin meluas.

Massa mahasiswa tetap menolak tawaran untuk pindah ke Monas. Mereka menilai bahwa berdemonstrasi di Bundaran HI adalah hak yang dilindungi undang-undang.

"Ini hak konstitusi kami, kami berhak menggelar demo. Bundaran HI itu tempat umum, dari pajak rakyat," seru orator dari atas mobil komando.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini

Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah, Ridho Danu Prasetyo

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Nursita Sari


#Peristiwa #Polisi #Demo #DemoHariIni #DemoJakarta #DemoMahasiswa #BundaranHI #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke