:

Mengapa Malam 1 Suro Dianggap Sakral? Ini Asal-Usul Sebenarnya

12 jam lalu

Malam 1 Suro merupakan penanda tahun baru dalam kalender Jawa yang tahun ini jatuh pada Senin (15/6/2026) malam. Tradisi ini berawal dari kebijakan Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Kerajaan Mataram Islam, yang pada tahun 1633 menciptakan kalender Jawa dengan menggabungkan sistem penanggalan Saka dan Hijriah. Sejak saat itu, tanggal 1 Suro selalu bertepatan dengan 1 Muharram, atau tahun baru Islam.

Bagi masyarakat Jawa, malam 1 Suro bukan sekadar pergantian tahun, tetapi juga momen untuk refleksi diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Tradisi ini masih dilestarikan hingga sekarang melalui berbagai ritual seperti Mubeng Beteng dan jamasan pusaka di Yogyakarta, serta Kirab Kebo Bule di Surakarta. Warisan Sultan Agung tersebut terus hidup sebagai simbol perpaduan budaya Jawa dan nilai-nilai Islam yang telah bertahan selama ratusan tahun.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati

Music: Nocturnally - Amulets

#Humaniora #Budaya ##cclabs #Dailynews #SejarahMalam1Suro #AsalUsulMalam1Suro

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke