Rencana Presiden AS Donald Trump mengakhiri perang Iran tidak disambut baik oleh sekutunya, Israel. Trump bahkan menyentil Netanyahu, yang seharusnya berterima kasih kepada AS, atas tercapainya kesepakatan itu.
Dilansir dari Al Jazeera, Senin (15/6/2026), Trump balik ancam Netanyahu, dengan mengatakan "jika Iran benar-benar punya senjata nuklir, dan Israel diserang, maka Tel Aviv hanya dapat bertahanan dua jam". Kepada The New York Times, Trump juga mengatakan bahwa Netanyahu adalah sosok yang sulit diajak kerja sama.
Trump pun mengaku kesal, saat Israel kembali membombardi Beirut, Lebanon, usai ia mengumumkan pencapaian kesepakatan AS dan Iran. Menurutnya, serangan Israel ke Lebanon pada Minggu (14/6/2026) hampir merusak kesepakatan dengan Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Man Versus Tank - The Soundings
#Global #Konflik #AmerikaSerikat #Iran #Israel #SenjataNuklir #DonaldTrump #BenjaminNetanyahu #PerangIranASIsrael