KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim AS dan Iran akan menandatangani kesepakatan hari Minggu (14/6/2026) ini.
Tapi Iran membatahnya dan menyatakan kesepakatan akhir masih akan dibahas setelah penandatanganan nota kesepahaman.
Ada apa di balik pernyataan kontradiktif ini? Kita bahas bersama Nostalgiawan Wahyudi, Peneliti Timur Tengah Badan Riset dan Inovasi Nasional dan Peneliti Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence, Fauzia Cempaka Timur.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!