KOMPAS.TV - Amerika Serikat menyerang lokasi yang diduga sebagai markas pemimpin geng Tren de Aragua di Venezuela, yang diklaim Washington sebagai organisasi teroris asing.
Rekaman yang dirilis oleh Komando Selatan Amerika Serikat disebut sebagai serangan kinetik yang mematikan. Pascaledakan, tampak asap membumbung ke udara. Namun, tanggal dan lokasi pasti dari rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari janji Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memerangi kelompok kriminal dari luar Amerika Serikat. Trump menyatakan operasi itu dilakukan dengan bantuan otoritas Venezuela.
Melalui akun Truth Social miliknya, Donald Trump mengklaim bahwa pasukan Amerika Serikat telah mengeksekusi Héctor Rusthenford Guerrero Flores alias Niño Guerrero, pemimpin Tren de Aragua.
Tidak ada pejabat Amerika Serikat selain Trump yang pada saat itu memberikan komentar rinci mengenai serangan tersebut ataupun menyampaikan bukti independen yang dapat memverifikasi kematian Guerrero.
Meski demikian, sejumlah media internasional melaporkan bahwa pemerintah Venezuela mengonfirmasi operasi bersama yang menargetkan pemimpin kelompok tersebut di negara bagian Bolívar.
Baca Juga Beda Sikap! Trump Klaim 'Deal' Kesepakatan Damai dengan Iran, Teheran Membantah | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/674796/beda-sikap-trump-klaim-deal-kesepakatan-damai-dengan-iran-teheran-membantah-kompas-petang
#venezuela #trendearagua #as #trump
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/674799/trump-klaim-tewaskan-bos-kartel-venezuela-markas-geng-tren-de-aragua-dibom-kompas-petang