KOMPAS.TV - Di tengah berbagai kontroversi yang menyertai pelaksanaannya, Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi secara masif pada 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu koperasi dapat beroperasi pada tahun tersebut. Jumlah ini merupakan penyesuaian dari rencana awal sebanyak 80 ribu unit, dengan pertimbangan fokus pada kualitas dan kelayakan.
Dari jumlah tersebut, pemerintah menekankan bahwa pembangunan fisik dapat dikebut, namun operasionalisasi koperasi membutuhkan pendekatan yang berbeda agar berjalan efektif.
Namun hingga saat ini, dari target 40 ribu koperasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto baru meresmikan sekitar 1.061 Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi.
Program ini sendiri dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
Di sisi lain, target besar tersebut turut menuai catatan dari parlemen. Anggota Komisi VI DPR RI menilai capaian tersebut masih jauh dari realistis dan meminta pemerintah lebih berhati-hati dalam implementasi di lapangan.
Sejumlah pihak juga mengingatkan agar tata kelola program diperkuat, agar Koperasi Desa Merah Putih tidak berisiko mangkrak atau tidak berjalan optimal di kemudian hari.
#KoperasiDesaMerahPutih #PrabowoSubianto #Kemenkop #DPRRI
Baca Juga Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Koperasi Desa Jadi Sorotan DPR | BERUT di https://www.kompas.tv/nasional/674700/rencana-impor-105-ribu-mobil-pikap-dari-india-untuk-koperasi-desa-jadi-sorotan-dpr-berut
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/674704/prabowo-resmikan-1-061-koperasi-desa-merah-putih-di-berbagai-daerah-berut