JAKARTA, KOMPAS.TV – Nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, disebut oleh KPK dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Plt Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik, menjelaskan nama Raffi muncul saat berkunjung ke kantor Blueray Cargo di AS.
"Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6) malam.
Pada Kamis (11/6/2026), Raffi Ahmad menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam dugaan suap.
Raffi mengatakan peristiwa yang dikaitkan dengan Blueray Cargo terjadi saat dirinya berada di AS pada 2023 untuk mengikuti Chicago Marathon.
Raffi mengatakan bahwa saat itu dirinya berbincang dengan karyawan perusahaan dan ditawari ponsel baru.
"(Jadi saya bilang) 'Oh, iya. Oke, nanti kalau ada handphone yang baru itu, ya udah nanti saya kirim ya'. Hanya sebatas itu. Intinya saya basa-basi. Setelah itu saya pergi melanjutkan ke tempat yang lain. Hanya sebatas itu," ujar Raffi.
Video Editor: Lintang Amiluhur
#raffiahmad #blueraycargo #kpk
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/674695/deret-pernyataan-kpk-hingga-klarifikasi-raffi-ahmad-disebut-di-kasus-blueray-cargo