KOMPAS.TV - Sejumlah kontroversi mewarnai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah.
Di Kabupaten Temanggung, gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kaloran menjadi sorotan setelah diketahui berdiri di atas sebagian badan jalan antar-dusun. Kondisi ini dinilai mengganggu akses warga yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai urat nadi aktivitas ekonomi.
Warga menyebut akses jalan menjadi lebih sempit dan aktivitas sehari-hari terganggu. Meski sempat menuai penolakan, pihak TNI setempat menyatakan pembangunan tetap berjalan sesuai prosedur.
Sorotan serupa juga muncul di Kabupaten Wonogiri. Sebuah video yang beredar di media sosial menarasikan pembangunan koperasi dilakukan di area hutan. Namun, pihak TNI membantah hal tersebut dan menegaskan lokasi berada di dekat permukiman warga.
Selain persoalan lokasi, distribusi barang Koperasi Desa Merah Putih juga menjadi perhatian setelah beredar video aktivitas pengiriman logistik di gudang ritel di Surabaya yang memicu perdebatan di publik.
Sejak awal, program Koperasi Desa Merah Putih digadang sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Namun di lapangan, sejumlah temuan dan narasi yang berkembang memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
#KoperasiDesaMerahPutih #Temanggung #Wonogiri #UMKM
Baca Juga Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Dari Dana Desa hingga Tata Kelola | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/674687/koperasi-desa-merah-putih-jadi-sorotan-dari-dana-desa-hingga-tata-kelola-berut
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/674696/koperasi-desa-merah-putih-di-kaloran-temanggung-berdiri-di-akses-jalan-desa-berut