China telah mencatatkan lompatan besar dalam pengembangan energi masa depan setelah reaktor fusi nuklir Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) atau yang dikenal sebagai "Matahari Buatan" berhasil melampaui batas kepadatan plasma yang selama puluhan tahun dianggap mustahil.
Dengan menjaga stabilitas plasma pada kepadatan 1,3 hingga 1,65 kali di atas "Batas Greenwald", para ilmuwan dari Institute of Plasma Physics di bawah Chinese Academy of Sciences berhasil membuktikan bahwa proses fusi nuklir seperti yang terjadi di inti Matahari dapat dikendalikan di Bumi.
Keberhasilan ini dicapai melalui penerapan teknik pemanasan khusus, kontrol gas yang presisi, serta desain dinding reaktor logam baru yang meminimalkan kontaminasi plasma.
Seperti apa cara ilmuwan China menciptakan "matahari buatan"?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Lely Maulida
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Farid Firdaus
Music: Robots and Aliens - Joel Cummins
#saintek #sains #china #mahari #mataharibuatan #teknologichina