Indonesia memproduksi sekitar lebih dari 60 juta ton sampah setiap tahun. Banyak daerah mulai kewalahan menghadapi persoalan sampah.
Padahal, dengan sistem yang tepat, sampah bukan hanya bisa dikurangi, tetapi juga diubah menjadi sumber energi. Singapura menjadi salah satu contohnya.
Menariknya, perusahaan Indonesia justru ikut mengelola sampah di negara tersebut.
Setiap tahun, TBS Energi Utama mengelola hampir 1 juta ton sampah di Singapura. Sampah dari lebih dari 5.000 titik pengumpulan itu kemudian diolah di fasilitas berkapasitas sekitar 1.150 ton per hari dan dikonversi menjadi energi uap serta listrik.
Artinya, persoalan sampah bukan semata soal teknologi. Teknologinya sudah ada dan terbukti berjalan.
Lalu, kenapa Indonesia masih kesulitan mengelola sampah ? Apakah kita tidak tahu cara mengelola sampah yang benar?
Apa pendapatmu?