SLEMAN, KOMPAS.TV - Seorang pria di Sleman, Yogyakarta, menjadi korban pembacokan di rumahnya sendiri. Penganiayaan yang dilakukan oleh kakak beradik itu terekam kamera CCTV.
Aksi penganiayaan dan pembacokan terjadi di rumah korban, STN (41), di wilayah Gamping, Sleman.
Dalam rekaman CCTV terlihat dua pelaku berkaos hitam menganiaya korban hingga mengalami 12 luka bacok.
Korban kemudian dibawa para pelaku ke rumah sakit. Namun, di sana korban juga masih dianiaya hingga akhirnya berhasil melarikan diri.
Beberapa saat kemudian, gerombolan orang yang diduga teman pelaku datang ke rumah korban dan melakukan perusakan.
Berbekal rekaman CCTV, Tim Unit Reaksi Cepat Polresta Sleman akhirnya menangkap satu pelaku berinisial LFC (38).
Sementara satu pelaku lain yang merupakan adik tersangka LFC, berinisial CP, masih buron.
Menurut polisi, motif dari aksi penganiayaan ini karena dendam.
Adapun celurit yang digunakan untuk membacok merupakan milik korban yang direbut pelaku saat terjadi cekcok.
Polisi kini masih memburu satu pelaku lain yang masih kabur serta mendalami keterlibatan kelompok pelaku.
Pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara.
Baca Juga Melihat Taktik Pertempuran Jarak Dekat Prajurit Brigade Parako Pasgat TNI di https://www.kompas.tv/nasional/674647/melihat-taktik-pertempuran-jarak-dekat-prajurit-brigade-parako-pasgat-tni
#penganiayaan #pembacokan #sleman #cekcok
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/674650/seorang-pria-di-sleman-jadi-korban-pembacokan-satu-dari-dua-pelaku-ditangkap