JAKARTA, KOMPAS.TV - Fahri Hamzah menegaskan Presiden Prabowo Subianto merupakan sosok yang terbuka terhadap kritik selama disampaikan secara rasional dan didukung data yang kuat.
Menurut Fahri, kritik yang berlebihan atau bernada sinis berpotensi menimbulkan resistensi. Namun, masukan yang disampaikan secara objektif justru disukai Presiden.
Fahri juga menilai pemerintah saat ini tengah berupaya melakukan transformasi ekonomi agar tidak hanya dinikmati kelompok tertentu.
Namun pandangan berbeda disampaikan Akademisi Universitas Andalas Feri Amsari.
Ia menilai persoalan yang terjadi saat ini bukan soal ekonomi kerakyatan, melainkan kecenderungan menguatnya militerisme dalam kehidupan sipil.
Feri juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang menurutnya sulit diterima publik.
Ia menyinggung keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang menurutnya memunculkan pertanyaan di masyarakat, usai viral karena dibangun di tengah hutan.
"Sekarang pemerintah nggak bisa nipu-nipu publik, Bang,” katanya.
Feri kemudian mempertanyakan kembali posisi Fahri Hamzah terkait isu militerisme dan keterlibatan aparat di ruang sipil. Feri menegaskan kekhawatirannya terhadap meluasnya peran militer di luar tugas konstitusional.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/oBI5xUrGghs
#feriamsari #fahrihamzah #aktivis
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/674614/debat-fahri-hamzah-sebut-prabowo-dengar-kritik-feri-amsari-ingatkan-bahaya-aparat-di-ruang-sipil