Kenaikan harga Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter memicu kritik terhadap kebijakan pengembangan bioetanol nasional.
Harga Pertamax Green 95 naik 31,7 persen dari sebelumnya Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter per 10 Juni 2026.
Kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan Pertamax (RON 92) yang naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, peningkatan campuran bioetanol dalam bahan bakar belum terbukti mampu menurunkan harga energi maupun memperkuat ketahanan energi nasional.
Bhima menjelaskan semakin besar campuran bioetanol dengan bensin, maka akan semakin besar juga beban defisit APBN, dan berujung menambah utang pemerintah yang sekarang sudah hampir Rp10 ribu triliun.