JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman memastikan pemerintah terbuka terhadap pendapat dan kritik.
Namun, dirinya mengingatkan agar tidak ada provokasi, fitnah, hingga adu domba.
Dudung mengatakan bahwa kritik merupakan napas dari negara demokrasi sehingga harus bersifat membangun. Ia mengingatkan perlunya kebijaksanaan dalam menyampaikan pendapat dan kritik.
KSP pun mengajak semua pihak untuk lebih bijaksana dalam menyampaikan pendapat dan kritik. Menurutnya, kritik tidak sama dengan provokasi dan adu domba.
Dudung juga memastikan Presiden Prabowo tengah bekerja untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan makmur.