JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Gizi Nasional menata ulang pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama pada penataan anggaran yang dianggap mengalami pemborosan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan penataan kembali sistem dan skema MBG dilakukan lantaran adanya pembengkakan SPPG sebanyak 6.877 titik. Padahal, dalam rencana awal, jumlah titik SPPG hanya ditargetkan sebanyak 21.000.
Diduga, pembengkakan ini terjadi karena adanya praktik jual beli titik SPPG yang membuat pemerintah mengalami pemborosan dana sekitar Rp1 triliun per bulan.