Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan sistem Digital Single ID berbasis kecerdasan buatan atau artifisial inteligensi (AI) untuk skema penyaluran bantuan sosial (Bansos).
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan sistem Digital Single ID ditargetkan mulai hadir pada akhir 2026.
Luhut menyebut melalui sistem berbasis AI itu, nantinya penyaluran Bansos akan dilaksanakan dalam bentuk transfer tunai langsung atau direct cash transfer ke penerima manfaat. Hal tersebut dimaksudkan agar bantuan lebih tepat sasaran.
Luhut menambahkan dengan cara itu, nantinya penyaluran Bansos tidak akan lagi dalam bentuk barang, melainkan disalurkan dalam bentuk uang dengan skema direct cash transfer. Adapun besarannya mencapai rata-rata Rp5,4 juta per orang.