:

Di Balik Kenaikan Harga Pertamax, Kelas Menengah Terimpit hingga Risiko APBN Tertekan

3 hari lalu

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green membuat kondisi ekonomi kelas menengah kian terimpit. Pertamina telah menaikkan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter dari sebelumnya Rp 12.300 per liter, serta Pertamax Green menjadi Rp 17.000 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.

Kelas menengah menjadi kelompok yang paling rentan terhadap kenaikan harga BBM non subsidi sebab tidak adanya bantuan sosial. Di sisi lain, kenaikan upah juga tidak bisa diharapkan, sedangkan biaya hidup terus meningkat. 

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Agustinus Rangga Respati
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah

Musik: Robots and Aliens - Joel Cummins

#Ekonomi #Finansial ##cclabs ##DailyNews #KenaikanHargaPertamax #PertamaxNaik #APBN

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke