Iran secara resmi mengubah doktrin militernya menjadi lebih ofensif dengan meluncurkan serangan rudal balistik ke pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania pada Rabu (10/6/2026). Serangan ini merupakan balasan atas keterlibatan AS dalam insiden jatuhnya helikopter Apache, sekaligus menandai eskalasi dari ketegangan militer yang sebelumnya melibatkan Iran dan Israel.
Langkah tegas ini menjadi bukti bahwa Teheran kini meninggalkan posisi pasif dan memilih untuk mengambil inisiatif menyerang sebagai respons langsung terhadap setiap agresi yang mengancam kepentingan nasional mereka.
Terkait aksi tersebut, Menteri Luar Negeri Iran, Araghchi, menegaskan bahwa kehadiran pasukan asing di kawasan Teluk Persia hanya akan meningkatkan risiko kecelakaan atau terlibat dalam baku tembak yang tidak diinginkan. Meskipun tetap menyatakan preferensi terhadap jalur diplomasi, Iran memberikan peringatan keras kepada pihak asing untuk segera menarik pasukan mereka dari kawasan tersebut demi keamanan bersama. Ketegangan ini pun memuncak hingga memaksa sistem pertahanan udara di negara-negara mitra AS, seperti Kuwait, aktif melakukan pencegatan terhadap target udara Iran yang melintas di wilayah mereka.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Israel #AmerikaSerikat