KOMPAS.TV - Selebritas yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, disebut dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai. KPK membenarkan jika nama Raffi Ahmad juga sudah muncul di proses penyidikan.
Nama Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, pertama kali muncul di sidang terdakwa korupsi importasi barang Ditjen Bea Cukai dengan terdakwa pimpinan BlueRay Cargo Group, John Field.
KPK membenarkan jika nama Raffi Ahmad juga sudah muncul di proses penyidikan. Ada fakta Raffi Ahmad sempat berkunjung ke kantor PT BlueRay di Amerika Serikat untuk menitipkan dua unit laptop.
Meski begitu, KPK belum mengembangkan fakta itu lebih lanjut dalam penyidikan kasus korupsi di Ditjen Bea Cukai. Namun, tidak menutup kemungkinan KPK mengembangkan fakta itu bila ditemukan bukti lain yang merujuk pada tindak pidana korupsi.
Istana melalui Prasetyo Hadi menanggapi setelah nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, dikaitkan dengan kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.
Prasetyo tidak memberikan tanggapan spesifik terkait kasus itu dan justru mengajak semua pihak fokus bekerja sama dalam pemulihan ekonomi nasional.
Dituduh terlibat dalam dugaan korupsi importasi, Raffi Ahmad membantah. Ia meminta pendampingan hukum dari pengacara Hotman Paris Hutapea.
Melalui akun Instagram-nya, Hotman memastikan Raffi Ahmad akan menjelaskan perihal namanya yang muncul di sidang kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea dan Cukai.
#kpk #beacukai #raffiahmad
Baca Juga Menohok! Dikritik Sering ke Luar Negeri, Prabowo: 1000 Kawan Terlalu Sedikit, 1 Lawan Terlalu Banyak di https://www.kompas.tv/video/674175/menohok-dikritik-sering-ke-luar-negeri-prabowo-1000-kawan-terlalu-sedikit-1-lawan-terlalu-banyak
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/674180/kpk-membenarkan-nama-raffi-ahmad-ada-di-sidang-korupsi-bea-cukai-kompas-siang