KOMPAS.TV - Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan perubahan skema penyaluran bansos dalam bentuk transfer tunai sebesar Rp5,4 juta per orang.
Skema tersebut akan ditopang oleh sistem Digital Single ID yang saat ini sedang dikembangkan pemerintah sebagai bagian dari digitalisasi layanan publik berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Menurut Luhut, integrasi data melalui Digital Single ID akan membuat penyaluran bansos dan bantuan langsung tunai lebih tepat sasaran karena penerima dapat teridentifikasi dengan lebih akurat.
Sistem tersebut ditargetkan mulai tersedia pada akhir tahun ini.