Di bawah kepemimpinan baru Mojtaba, Iran telah mengadopsi doktrin militer "mode ofensif" yang secara radikal mengubah strategi pertahanannya dari pasif menjadi proaktif. Melalui Operasi Nasr, Iran kini tidak lagi menunggu serangan lawan, melainkan langsung meluncurkan rudal balistik ke target militer strategis Israel sebagai respons atas agresi di Lebanon, yang didukung pula oleh peningkatan aktivitas ofensif dari proksi-proksinya seperti Houthi yang kini memperketat blokade di Laut Merah.
Perubahan paradigma ini menempatkan Amerika Serikat dan Israel dalam posisi sulit, di mana eskalasi konflik yang dipicu Iran justru mengancam stabilitas rantai pasokan energi global dan memaksa Washington untuk menghadapi konsekuensi langsung dari kebijakan aliansinya di kawasan tersebut.
Keberanian Iran dalam mengambil inisiatif ini telah menciptakan tekanan politik yang signifikan bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang kini terjebak dalam dilema antara melanjutkan perang atau kehilangan dukungan dari Amerika Serikat yang enggan terjebak dalam konflik berkepanjangan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Canada - Ramzoid
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Israel #AmerikaSerikat