Israel terus memperketat kontrol di Yerusalem Timur melalui penggusuran dan pembongkaran rumah-rumah warga Palestina. Aktivis mencatat jumlah pembongkaran pada 2025 meningkat tajam, sementara warga Palestina mengeluhkan sulitnya memperoleh izin pembangunan. Banyak keluarga kini terancam kehilangan tempat tinggal, termasuk Fakhri Abu Diab yang rumah keluarganya dihancurkan setelah bertahun-tahun berjuang di pengadilan.
Di kawasan Silwan dan Batan al-Hawah, penggusuran juga membuka jalan bagi masuknya pemukim Israel ke lingkungan yang sebelumnya dihuni warga Palestina. Kelompok hak asasi manusia menilai kebijakan tersebut mempercepat perubahan demografi Yerusalem Timur, sementara pemerintah Israel menyatakan semua tindakan dilakukan sesuai hukum dan keputusan pengadilan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati Video Editor: Arini Kusuma Jati Produser: Arini Kusuma Jati