:

Bukan Cuaca Ekstrem, Ini Faktor Pemicu Fenomena Bediding!

4 jam lalu

BMKG menjelaskan fenomena bediding bukan cuaca ekstrem, melainkan penurunan suhu alami yang biasa terjadi saat musim kemarau.

Kondisi ini dipicu langit cerah, udara kering, dan minimnya tutupan awan pada malam hari.

Fenomena bediding umumnya terjadi di wilayah selatan ekuator seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, serta terasa lebih dingin di daerah dataran tinggi seperti Dieng dan Bromo.


Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Aditya Priyatna Darmawan

Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih

Narator: Lina Tiyas Patmulasih

Video Editor: Aqmal Safa Rifai

Produser: Naufal Noorosa Ragadini


#Peristiwa #Sains #DailyNews #FenomenaAlam #PemicuBediding #BedidingJateng #KapanBediding 


Music:  Six Seasons - Unicorn Heads


Artikel terkait: https://www.kompas.com/tren/read/2026/06/09/190000965/bukan-cuaca-ekstrem-apa-penyebab-terjadinya-fenomena-bediding-?page=all#page2 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke