BMKG menjelaskan fenomena bediding bukan cuaca ekstrem, melainkan penurunan suhu alami yang biasa terjadi saat musim kemarau.
Kondisi ini dipicu langit cerah, udara kering, dan minimnya tutupan awan pada malam hari.
Fenomena bediding umumnya terjadi di wilayah selatan ekuator seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, serta terasa lebih dingin di daerah dataran tinggi seperti Dieng dan Bromo.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Aditya Priyatna Darmawan
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Aqmal Safa Rifai
Produser: Naufal Noorosa Ragadini
#Peristiwa #Sains #DailyNews #FenomenaAlam #PemicuBediding #BedidingJateng #KapanBediding
Music: Six Seasons - Unicorn Heads
Artikel terkait: https://www.kompas.com/tren/read/2026/06/09/190000965/bukan-cuaca-ekstrem-apa-penyebab-terjadinya-fenomena-bediding-?page=all#page2