Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Hanania Travel.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa sekitar 70 saksi yang terdiri dari korban, pihak terkait, hingga mereka yang terlibat dalam promosi perjalanan umrah.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 70 orang saksi, baik itu korban maupun pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan promosi dan pelaksanaan perjalanan umrah yang kemarin tidak jadi berangkat beberapa jemaah," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Selasa (9/6/2026).
Dalam proses penyidikan, salah satu influencer yang pernah mempromosikan jasa Hanania Travel pada 2024 juga turut dimintai keterangan.
Polisi menegaskan pemeriksaan ini dilakukan untuk mengungkap alur promosi dan pelaksanaan perjalanan umrah yang diduga tidak berjalan sesuai kesepakatan.
Selain itu, penyidik juga menelusuri aset milik perusahaan maupun pemiliknya, Ahmad Syah Farhan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pengembalian dana para korban yang hingga kini tercatat mencapai 687 orang dan gagal diberangkatkan umrah.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Video jurnalis: Cynthia Lova
Produser: Nursita Sari
#hukum #HananiaTravel #PenipuanUmrah #KasusUmrahBodong #PoldaMetroJaya #InfluencerUmrah #vjlab