KOMPAS.TV – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menembus Rp18.000. Pemerintah menegaskan kondisi ini masih dalam tahap yang perlu dicermati dan belum membutuhkan perubahan asumsi dasar ekonomi makro 2027.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, meski terjadi tekanan pada nilai tukar, masih ada peluang penguatan rupiah ke depan sehingga belum diperlukan revisi asumsi ekonomi.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat yang berpotensi terdampak.
Rencana stimulus tersebut akan dibahas bersama kementerian terkait dalam waktu dekat, dengan fokus pada penguatan konsumsi dan stabilitas ekonomi nasional.