:

Ngeri! 12 Ton Sampah Diangkut dari Laut Jakarta, Pulau Sampah Belum Hilang | DIPO INVESTIGASI

5 hari lalu

 JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah proses pembersihan “pulau sampah”, Pengawas Pesisir Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Supendi, menjelaskan penyebab tumpukan sampah yang kini menjadi perhatian publik. 

Menurut Supendi, volume sampah semakin meningkat ketika terjadi banjir kiriman dari wilayah hulu. 

Kondisi tersebut terjadi saat Jakarta juga menghadapi persoalan keterbatasan kapasitas pengelolaan sampah. 

Untuk membersihkan kawasan pulau sampah, pemerintah mengerahkan puluhan personel gabungan dari berbagai instansi. 

Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan memungut sampah satu per satu sebelum diangkut menggunakan kapal menuju lokasi pembuangan. 

Mayoritas sampah yang ditemukan berupa sampah plastik rumah tangga yang terbawa aliran sungai hingga ke laut. 

Supendi menegaskan bahwa laut bukan sumber utama sampah yang menumpuk di kawasan pesisir. 

Menurutnya, pulau sampah yang kini terlihat bukan hanya terdiri dari sampah, tetapi juga sedimentasi lumpur yang terus mengendap. 

Dalam lima hari pembersihan, sejak 2 hingga 6 Juni 2026, petugas gabungan telah mengangkut lebih dari 12 ton sampah dari lokasi tersebut.

Meski demikian, proses penanganan masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan alat berat.

Akibatnya, timbunan sampah dan lumpur terus bertambah hingga membentuk daratan yang membentang ratusan meter. 

Pembersihan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan agar kondisi perairan kembali normal. 

Namun Supendi menilai upaya pembersihan tidak akan cukup tanpa dukungan masyarakat untuk mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan. 

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kpbZOKo3cok 

#pulausampah #jakarta #pencemaran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/673734/ngeri-12-ton-sampah-diangkut-dari-laut-jakarta-pulau-sampah-belum-hilang-dipo-investigasi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke