:

Usai Dilantik Nanik Pilih Evaluasi Program MBG Ketimbang Bangun Dapur Baru | SAPA PAGI

18 jam lalu

KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Senin sore.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik dua Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Trenggono.

Usai dilantik, Nanik menegaskan akan segera melakukan penataan dan evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya lebih efisien dan tidak membebani keuangan negara. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah tidak menambah pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru dalam waktu dekat.

Nanik juga menyatakan akan mengkaji kembali efektivitas layanan dapur MBG yang sudah beroperasi, termasuk memastikan program benar-benar menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. Evaluasi akan dilakukan terhadap cakupan penerima manfaat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan gizi, agar program berjalan lebih tepat sasaran.

Menurut Nanik, pemerintah akan menyesuaikan cakupan program berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Jika jumlah penerima manfaat yang membutuhkan layanan gizi masih belum terpenuhi, maka pemerintah akan mempertimbangkan perluasan jangkauan program secara bertahap.

#PrabowoSubianto #BGN #NanikSDeyang

Baca Juga Jawab Keraguan Publik, Nanik Kepala BGN: Program MBG Akan Dipandu Pakar Gizi dan Dokter Anak di https://www.kompas.tv/video/673638/jawab-keraguan-publik-nanik-kepala-bgn-program-mbg-akan-dipandu-pakar-gizi-dan-dokter-anak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673705/usai-dilantik-nanik-pilih-evaluasi-program-mbg-ketimbang-bangun-dapur-baru-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke