:

Misteri “Pulau Sampah” Jakarta: Dari Mana Asalnya dan Siapa Bertanggung Jawab? | DIPO INVESTIGASI

5 hari lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tumpukan sampah dari hulu melahirkan pulau sampah di Muara Kali Adem, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara membuat daftar panjang persoalan sampah yang kian pelik. 

“Pulau Sampah” mengganggu aktivitas melaut, mengancam ekosistem laut, hingga kesehatan masyarakat. 

Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menemui Syahril, seorang nelayan di Kampung Nelayan, Kali Adem, Jakarta Utara yang sudah menjadi nelayan selama kurang lebih 50 tahun.

Syahril menceritakan kondisi Muara Kali Adem sebelum hingga setelah tercemar sampah. 

Dipo juga mendatangi secara langsung “Pulau Sampah” yang sedang dilakukan pembersihan oleh tim gabungan, di antaranya dari Dinas Lingkungan Hidup.

Di sana, Dipo berbincang dengan Supendi, Pengawas Pesisir Teluk Jakarta Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu yang menceritakan metode pembersihan sampah secara manual dan juga menggunakan alat berat untuk mengeruk sedimentasi pulau sampah yang telah terbentuk.

Tak hanya di laut, Dipo mendatangi secara langsung permukiman warga terdekat yang juga terkepung oleh tumpukan sampah di laut. Arti Astati, masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, menceritakan kepada Dipo bagaimana hidup terkepung oleh sampah lantaran sampah dari lautan terus berdatangan. 

Bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal 5 Juni 2026, Menteri Lingkungan Hidup mengakui tata kelola sampah, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi pemerintah. Akankah pemerintah mampu mengatasi  kondisi darurat sampah sesuai janji menteri, 2 hingga 3 tahun ke depan?

 

Selengkapnya saksikan dalam Program DIPO INVESTIGASI episode “Pulau Sampah” di Negara Kepulauan. Tayang Senin, 8 Juni 2026. 

 

#pulausampah #jakarta #pencemaran

 

 

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/673696/misteri-pulau-sampah-jakarta-dari-mana-asalnya-dan-siapa-bertanggung-jawab-dipo-investigasi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke