JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik, memaparkan sejumlah langkah yang akan dilakukan pada awal masa kepemimpinannya.
Salah satu kebijakan yang disampaikan adalah moratorium atau penghentian sementara pembukaan dapur dan titik layanan baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga proses penataan dan evaluasi selesai dilakukan.
Menurut Nanik, penataan diperlukan karena distribusi dapur MBG saat ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
BGN akan menghitung kembali kebutuhan di setiap daerah untuk memastikan pembangunan dapur berjalan lebih merata dan sesuai kebutuhan penerima manfaat di lapangan.
Selain itu, Nanik juga menegaskan fokus BGN ke depan bukan lagi mengejar kuantitas, melainkan kualitas program.
Evaluasi terhadap penerima manfaat, pengawasan standar dapur MBG, hingga skema pendanaan untuk wilayah 3T akan menjadi prioritas agar program gizi pemerintah berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Rizal
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/673636/janji-awal-jabatan-nanik-kepala-bgn-akan-tata-ulang-dapur-mbg-dan-evaluasi-63-juta-penerima-manfaat