Kelompok tani di kolong jalur LRT Jakarta membagikan kisah jatuh bangun mereka dalam membangun urban farming di tengah kawasan perkotaan.
Lahan yang sebelumnya kosong dan tak terurus perlahan disulap menjadi area hijau produktif setelah melalui proses panjang dan penuh tantangan.
Menurut Ketua Kelompok Tani LRT Jakarta, Agus Komar, tantangan terbesar di awal adalah kondisi tanah yang keras dan tidak subur.
Mereka bahkan harus membuat pupuk kompos sendiri dari sampah kantin dan daun-daun kering di sekitar area LRT Jakarta.
Cuaca dan hama juga sempat membuat tanaman gagal tumbuh sebelum akhirnya kualitas tanah berhasil diperbaiki.
Kini, berbagai jenis sayuran seperti cabai, caisim, pakcoy, hingga bayam tumbuh subur di kolong LRT Jakarta. Hasil panennya dijual kepada karyawan LRT Jakarta dan warga sekitar, bahkan beberapa komoditas sudah habis dipesan sebelum panen.
Simak selengkapnya dalam video ini
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Nursita Sari
#UrbanFarming #LRTJakarta #KolongLRT #PertanianPerkotaan #Jakarta #vjhunt #vjlab