:

Pengamat Intelijen Analisis Masa Depan Perang AS-Israel vs Iran, Perang Timteng Bakal Panjang?

3 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Iran dan Israel saling meluncurkan rudal skala besar sejak diberlakukannya gencatan senjata pada April lalu.

Perang sengit yang membuat Timur Tengah kian memanas dikhawatirkan membuat proses negosiasi damai yang tengah diupayakan Amerika Serikat dan Iran semakin berkabut.

Iran membalas Israel. Gelombang rudal Iran meluncur ke wilayah yang dikuasai Israel di Kota Haifa, Palestina.

“Anda akan menyesal," Begitu secarik pesan Iran yang tertulis pada salah satu rudal yang membidik militer Israel.

Iran memutuskan menabuh genderang perang sebagai peringatan keras kepada Israel yang menggempur Lebanon.

Drone Iran bertuliskan “Kami Tidak Akan Meninggalkan Lebanon” menjadi peringatan keras Iran kepada pasukan Israel di Palestina.

Serangan drone Iran tersebut dilakukan untuk membalas serangan Israel ke pinggiran selatan Beirut pada Minggu lalu.

Iran memperingatkan Israel tidak akan segan membalas apabila Israel terus menggempur Beirut.

Israel menyebut serangan balasan Iran sebagai “kesalahan besar”.

Israel mengaku siap menghadapi berbagai serangan Iran dan enggan mundur dalam peperangan di Lebanon Selatan melawan front Hizbullah.

Saling serang Iran dan Israel membuat posisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin terjepit.

Kepada wartawan di Washington DC, Rabu lalu, Trump sempat menyatakan ingin memisahkan isu Lebanon dari poin perundingan dengan Iran.

Trump meminta Benjamin Netanyahu membatalkan serangannya ke Beirut. Namun, Israel tetap menggempur Lebanon.

Sebelumnya, serangan udara Israel yang menghantam Kota Nabatiyeh di Lebanon Selatan menewaskan sembilan orang, termasuk tiga personel militer Lebanon.

Serangan Israel di Saksakiyah, Lebanon Selatan, juga menewaskan enam warga sipil.

Perang sengit yang membuat Timur Tengah kian memanas dikhawatirkan membuat proses negosiasi damai yang tengah diupayakan Amerika Serikat dan Iran semakin berkabut.

Kita bahas bersama Pengamat Intelijen dan Keamanan Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta.

Baca Juga Timteng Memanas! Praktisi HI & Pakar Intelijen CIDE soal Kemungkinan Perang AS vs Iran Kembali Pecah di https://www.kompas.tv/internasional/673623/timteng-memanas-praktisi-hi-pakar-intelijen-cide-soal-kemungkinan-perang-as-vs-iran-kembali-pecah

#perang #iran #as #israel #timurtengah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/673626/pengamat-intelijen-analisis-masa-depan-perang-as-israel-vs-iran-perang-timteng-bakal-panjang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke