:

Sempat Panik Usai Gempa M 7,7, BMKG Nyatakan Sulut Aman dari Ancaman Tsunami | SAPA SIANG

2 hari lalu

KOMPAS.TV - Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Senin pagi dan menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Video amatir merekam kuatnya guncangan yang membuat dermaga bergoyang saat gempa terjadi. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terlihat panik dan berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Beberapa rumah warga di Kepulauan Sangihe juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Guncangan gempa turut dirasakan di Manado. Sejumlah pasien di salah satu rumah sakit dievakuasi ke area yang lebih aman, sementara sebagian pasien sempat menjalani perawatan di lobi rumah sakit.

BPBD Sulawesi Utara mencatat tsunami kecil terjadi di beberapa wilayah pesisir, seperti Bitung, Sangihe, dan Talaud, dengan ketinggian gelombang antara 29 hingga 32 sentimeter. Petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Sementara itu, BMKG Stasiun Geofisika Manado telah mencabut peringatan tsunami untuk seluruh wilayah Sulawesi Utara. Masyarakat kini dapat kembali beraktivitas normal, termasuk di kawasan pesisir, sambil tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

#GempaSulut #SulawesiUtara #Sangihe

Baca Juga BMKG Peringatkan Potensi Tsunami, Warga Kepulauan Sangihe Mulai Evakuasi ke Tempat Aman di https://www.kompas.tv/regional/673458/bmkg-peringatkan-potensi-tsunami-warga-kepulauan-sangihe-mulai-evakuasi-ke-tempat-aman

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673498/sempat-panik-usai-gempa-m-7-7-bmkg-nyatakan-sulut-aman-dari-ancaman-tsunami-sapa-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke