Rupiah kembali melemah ke level Rp18.095 per dollar AS dan memicu sejumlah dampak ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat.
Tekanan ini dipengaruhi faktor global seperti ketegangan geopolitik serta tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri.
Pelemahan rupiah berpotensi mendorong kenaikan biaya hidup, meningkatkan beban cicilan akibat suku bunga, menyempitkan peluang kerja, hingga memberi tekanan pada harga barang dan kebijakan fiskal.
Dalam situasi ini, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan agar dampak yang dirasakan tidak semakin berat.
Ekonom menyarankan langkah antisipasi seperti menyiapkan dana darurat, menghindari utang konsumtif, mengatur pengeluaran, serta meningkatkan keterampilan untuk memperkuat daya tahan ekonomi pribadi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Ecolab #Ekonomi ##cclabs #Rupiah #ManajemenKeuangan #BankIndonesia
Music: Vishnu - Patrick Patrikios