Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit Rp 180,4 triliun hingga akhir Mei 2026. Angka tersebut setara 0,70 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa realisasi APBN hingga Mei 2026 masih menunjukkan sejumlah perkembangan positif. Salah satunya terlihat dari penerimaan pajak yang tumbuh 22,1 persen.
Purbaya pun menilai, kondisi tersebut masih dalam batas aman dan mencerminkan pengelolaan fiskal yang tetap sehat.
"Kalau dilihat dari situ, APBN kita amat aman. Yang jelas bisa kita kendalikan, utamanya karena pajak dan bea cukai ada perbaikan yang signifikan," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta pada Jumat (5/6/2026).
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Penulis: Debrinata Rizky
Penulis naskah: Ervan Yudhi Tri Atmoko
Video editor: Agung Setiawan
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Ekonomi #Finansial #APBN #PurbayaYudhiSadewa #KementerianKeuangan #DefisitAPBN #KebijakanFiskal
Artikel terkait: https://money.kompas.com/read/2026/06/05/143837126/purbaya-umumkan-defisit-apbn-capai-070-persen-pdb-hingga-mei-2026