Seluruh proses penyajian kopi di Assyifa Coffee, Banyuwangi, dilakukan oleh seorang barista difabel netra bernama Nurul Imam (38), yang juga berprofesi sebagai guru Pendidikan Agama Islam berstatus PPPK di SLBN Banyuwangi.
Bisnis kopinya lahir enam tahun lalu saat pandemi Covid-19 meruntuhkan ekonominya. Dari yang awalnya hanya reseller, Imam belajar otodidak hingga kini menguasai berbagai teknik menyeduh kopi.
Kini ia menjadi satu-satunya barista netra di Banyuwangi. Imam menekankan bahwa kemandirian itu bukanlah bisa melakukan segala sesuatu seorang diri. Melainkan, keberanian untuk terus berusaha dengan kemampuan yang dimiliki.
Penulis: Fitri Anggiawati, Dani Prabowoย
Kreatif: Jessica Meisya Kurnia
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna
~J #Kopi #Banyuwangi #Cut