FLORES TIMUR, KOMPAS.TV - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menyebabkan 9 penerbangan dari dan menuju Bandara El Tari Kupang pada hari Minggu dibatalkan.
Lebih dari 500 penumpang terpaksa reschedule atau refund tiket, karena 3 bandara di Pulau Flores tidak beroperasi.
9 penerbangan dari dan menuju Bandara El Tari Kupang dibatalkan, imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pihak Angkasa Pura di Bandara El Tari Kupang menyebut, lebih dari 500 penumpang batal berangkat, lantaran 3 bandara di Pulau Flores yakni Bandara Frans Seda Maumere, Bandara Ende, dan Bandara Soa, ditutup sementara.
Mereka terpaksa menjadwalkan ulang penerbangan atau meminta refund tiket.
Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki masih menunjukkan dinamika yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Erupsi yang terjadi berulang kali menjadi indikasi masih berlangsungnya proses vulkanik di dalam tubuh gunung.
Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Nusa Tenggara menjelaskan bahwa erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dipicu oleh adanya suplai magma yang terus naik menuju permukaan kawah.
Selain itu, petugas juga mencatat terjadinya pengembangan atau inflasi tubuh gunung yang telah berlangsung sejak erupsi terakhir pada April 2026 lalu.
Kondisi ini menunjukkan adanya penumpukan material magma di dalam gunung yang meningkatkan tekanan dan memicu terjadinya erupsi.
Baca Juga Gunung Semeru Erupsi pada Sabtu Malam, Tinggi Kolom Letusan Sekitar 1.000 Meter di https://www.kompas.tv/regional/669334/gunung-semeru-erupsi-pada-sabtu-malam-tinggi-kolom-letusan-sekitar-1-000-meter
#erupsi #lewotobi #kupang
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/673485/9-penerbangan-bandara-el-tari-kupang-dibatalkan-imbas-erupsi-gunung-lewotobi-laki-laki