Keributan antara sejumlah warga dan oknum anggota TNI terjadi di kawasan Bendungan Wayrarem, Lampung Utara. Bentrokan yang diduga dipicu kesalahpahaman itu sempat memicu aksi saling dorong dan membuat warga panik.
Menanggapi kejadian tersebut, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan permintaan maaf dan menggelar mediasi bersama pemerintah daerah serta tokoh adat.
Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai melalui musyawarah adat.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#BOLDKompasTV