JAKARTA, KOMPASTV - Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa menginstruksikan percepatan penanganan penumpukan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok menyusul keluhan pelaku usaha terkait gangguan arus barang yang berpotensi meningkatkan dwelling time.
Purbaya mengatakan pihaknya menerima informasi adanya penumpukan kontainer yang menyebabkan biaya penanganan meningkat hingga mencapai sekitar 3.000.
Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat kelancaran distribusi barang dan mengganggu aktivitas usaha.
"Menindaklanjuti informasi terjadi penumpukan di Tanjung Priok yang berkaitan dengan kontainer. Pengusaha mengeluh ada gangguan yang berpotensi menaikkan dwelling time," kata Purbaya, Sabtu (6/6/2026).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia meminta dilakukan percepatan pelayanan hingga dapat segera ditekan menjadi 2.500, sebelum kembali ke level normal sekitar 500.
Untuk mengatasi persoalan itu, ia meminta Sekretaris Jenderal terkait menyiapkan regulasi yang mengatur sanksi bagi pemilik barang yang terlalu lama meninggalkan barangnya di pelabuhan.
"Barang sudah clear tetapi tidak diambil oleh importir dan menumpuk berbulan-bulan. Saya minta Pak Sekjen membuat regulasi berupa punishment untuk pihak yang meninggalkan barang terlalu lama di sini," ujar Purbaya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
#menkeu #purbaya #beacukai
Baca Juga Menkeu Purbaya Bongkar Permintaan Presiden Prabowo soal Defisit APBN: Wah Lemas Saya di https://www.kompas.tv/nasional/673181/menkeu-purbaya-bongkar-permintaan-presiden-prabowo-soal-defisit-apbn-wah-lemas-saya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/673191/full-kontainer-menumpuk-menkeu-purbaya-minta-tambah-personel-di-tanjung-priok