JAWA TIMUR, KOMPAS.TV - Petani timun di Jember, Jawa Timur, mengalami kerugian akibat anjloknya harga jual hasil panen. Saat ini, harga timun hanya mencapai Rp1.000 per kilogram, jauh di bawah harga normal yang berkisar Rp5.000 per kilogram.
Salah satu petani, Mastum Tri Handoko, warga Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, mengaku terpaksa menjual timun dengan harga rendah karena melimpahnya pasokan di pasaran.
Anjloknya harga dipicu panen raya yang terjadi di sejumlah daerah sehingga menyebabkan pasokan timun berlebih.
Kondisi tersebut membuat harga jual di tingkat petani terus menurun.
Tingginya biaya produksi juga memperparah keadaan. Dengan biaya tanam mencapai Rp35 juta hingga Rp40 juta per hektare, sebagian petani memilih tidak memanen dan membiarkan timun membusuk di lahan karena hasil penjualan dinilai tidak mampu menutupi biaya operasional.
#timun #jawatimur #panen
Baca Juga Sampah Menumpuk di Pasar Minggu Palimanan Cirebon, Akses Jalan Menyempit di https://www.kompas.tv/nasional/673170/sampah-menumpuk-di-pasar-minggu-palimanan-cirebon-akses-jalan-menyempit
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/673171/harga-timun-di-jember-anjlok-jadi-rp1-000-per-kg-petani-merugi-kompas-siang