:

Perang Timur Tengah, Wamenlu Anis Matta Ungkap Alasan Indonesia Tunda Pembicaraan BOP | ROSI

7 hari lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta, menegaskan pembahasan Board of Peace (BOP) untuk sementara ditunda menyusul meningkatnya ketidakpastian situasi di Timur Tengah.

Anis menyebut BOP perlu dipahami sebagai manuver geopolitik yang memiliki tujuan bertahap. Sasaran utamanya adalah menghentikan genosida di Palestina.

Ia menilai target tersebut secara relatif telah tercapai, meski perang di kawasan belum benar-benar berakhir.

Anis juga mengaitkan dinamika BOP dengan situasi politik domestik Israel. Menurutnya, apabila proses perdamaian berjalan dan tercapai penyelesaian konflik, maka tekanan politik terhadap Perdana Menteri Israel akan semakin besar.

Anis menilai salah satu bentuk distraksi tersebut adalah eskalasi konflik dengan Iran yang kemudian berkembang lebih luas dan sulit dikendalikan.

Dalam kondisi seperti sekarang, menurutnya, kontrol terhadap kawasan menjadi semakin tidak menentu sehingga pemerintah Indonesia mengambil langkah yang tepat dengan menunda pembicaraan terkait BOP.

Selain itu, tindakan Israel terhadap warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla juga menjadi perhatian pemerintah.

Dalam paparannya, Anis turut mengulas dua opsi strategis yang menurutnya sedang dikembangkan Israel. Opsi pertama adalah normalisasi hubungan dengan negara-negara Islam. Namun, menurut Anis, skenario tersebut semakin sulit diwujudkan pasca-perang di Palestina.

 

Bagaimana menurut Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: 

https://youtu.be/WN2BU1nrpng  

 

#prabowo #perang #iran

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/673166/perang-timur-tengah-wamenlu-anis-matta-ungkap-alasan-indonesia-tunda-pembicaraan-bop-rosi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke