KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meminta pengusutan kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Imigrasi dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh keimigrasian.
Yusril mengaku kerap menerima laporan terkait dugaan pungutan liar dalam layanan keimigrasian. Karena itu, ia mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri potensi penyimpangan yang tidak hanya terjadi di satu kantor imigrasi, tetapi juga di berbagai daerah.
Menurut Yusril, pengungkapan kasus yang saat ini ditangani KPK harus dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan menutup berbagai celah penyimpangan yang masih terjadi dalam sistem pelayanan keimigrasian.
Ia menegaskan pemeriksaan dan penyidikan perlu dilakukan secara menyeluruh agar upaya pemberantasan korupsi tidak berhenti pada satu kasus, melainkan menjadi bagian dari perbaikan tata kelola di lingkungan Imigrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah penyidikan kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.
#Imigrasi #YusrilIhzaMahendra #KPK
Baca Juga Terkini! Jubir KPK Buka Suara soal Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim di Kebayoran Baru di https://www.kompas.tv/nasional/673023/terkini-jubir-kpk-buka-suara-soal-geledah-rumah-eks-wamen-imipas-silmy-karim-di-kebayoran-baru
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/673024/yusril-dukung-kpk-bongkar-dugaan-korupsi-di-imigrasi-jmp