KOMPAS.TV - Munculnya kasus hukum yang menjerat sejumlah anggota Kabinet Merah Putih kembali memunculkan isu perombakan kabinet atau reshuffle di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam beberapa hari terakhir, publik menyoroti penahanan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana oleh Kejaksaan Agung. Dadan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di waktu yang hampir bersamaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim dalam perkara dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing.
Menanggapi perkembangan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden telah menandatangani surat pemberhentian Silmy Karim dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Imipas. Namun hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan siapa sosok yang akan mengisi posisi tersebut.
Sementara itu, Istana memastikan Presiden Prabowo akan melantik Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN yang baru pada pekan depan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi.
Di tengah berbagai isu pergantian pejabat, Mensesneg juga membantah kabar yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya. Pemerintah menegaskan tidak ada perubahan pada posisi Menteri Keuangan sebagaimana isu yang beredar.
Meski pergantian pimpinan BGN dan posisi Wakil Menteri Imipas menjadi perhatian publik, hingga kini Istana belum memberikan sinyal adanya reshuffle kabinet secara menyeluruh. Pemerintah hanya memastikan proses pengisian jabatan yang kosong akan dilakukan sesuai kebutuhan pemerintahan.
#KabinetMerahPutih #PrabowoSubianto #BGN
Baca Juga KPK Geledah Rumah Silmy Karim: Kami Yakin Ada Bukti Tambahan di https://www.kompas.tv/nasional/673013/kpk-geledah-rumah-silmy-karim-kami-yakin-ada-bukti-tambahan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/673021/presiden-prabowo-berhentikan-silmy-karim-dari-kabinet-merah-putih-jmp