JAKARTA, KOMPASTV - Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon dinilai belum cukup untuk menghentikan konflik secara menyeluruh karena tidak melibatkan Hizbullah sebagai salah satu aktor utama yang terlibat langsung di lapangan.
Pengamat Timur Tengah Hasibullah Satrawi menilai serangan yang masih terjadi setelah pengumuman gencatan senjata menunjukkan bahwa kesepakatan tersebut belum menyentuh akar persoalan konflik.
"Kalau mau betul-betul berdampak, mestinya memang melibatkan Hizbullah. Karena yang berperang secara langsung adalah Hizbullah dengan Israel," kata Hasibullah.
Menurutnya, Hizbullah selama ini memiliki posisi yang unik di Lebanon.
Selain sebagai kelompok milisi dan partai politik, Hizbullah juga memiliki pengaruh besar yang membuatnya kerap disebut sebagai "negara di dalam negara".
"Yang terluka dalam konflik ini adalah Hizbullah dengan Israel, tetapi yang diajak berunding justru otoritas Lebanon. Ini seperti mengobati luka di sekitarnya, bukan pada sumber lukanya," ujarnya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
Baca Juga Segini Harta Eks Kepala BGN Dadan Hindayana yang Dicopot Presiden usai Terjerat Kasus Korupsi MBG di https://www.kompas.tv/nasional/672984/segini-harta-eks-kepala-bgn-dadan-hindayana-yang-dicopot-presiden-usai-terjerat-kasus-korupsi-mbg
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/672994/full-gencatan-senjata-israel-lebanon-pengamat-tak-akan-efektif-tanpa-hizbullah-sapa-pagi