Bersiap menghadapi tekanan China, Taiwan terus memperkuat pertahanannya dengan menempatkan dua rudal jagoannya. Dilansir dari Wion News, Kamis (4/6/2026) dua rudal Taiwan yang dimaksud adalah rudal Harpoon Block II buatan Amerika Serikat dan rudal Hsiung Feng III buatan dalam negeri.
Kedua rudal tersebut akan dikerahkan untuk membangun "Kill Zone" alias Zona Pembunuh di Selat Taiwan. Langkah ini menunjukkan fokus Taipei, pada strategi pertahanan asimetris untuk menghadapi potensi invasi China di masa depan.
Alih-alih menandingi kekuatan armada perang China secara langsung, Taiwan memilih mengandalkan senjata yang lebih murah, mudah dipindahkan, dan memiliki daya hancur tinggi, untuk meningkatkan risiko bagi pihak penyerang.
Lantas, sekuat apa rudal-rudal "jagoan" Taiwan? Mampukah sistem-sistem pertahanan ini menandingi kekuatan tempur China?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Taking Chances - The Soundings
#Global #Militer #Taiwan #China #RudalTaiwan #InvasiChinakeTaiwan